Prof. Dr. Harianto GP. D.Th., D.Ed Catat Sejarah Sebagai Profesor Teologi Kristen Pertama dari Jawa Timur

Prof. Dr. Harianto GP. D.Th., D.Ed Catat Sejarah Sebagai Profesor Teologi Kristen Pertama dari Jawa Timur

Yogyakarta, 27 Agustus 2026  Bertempat di Sekolah Tinggi Teologi (STT) Kadesi Yogyakarta menggelar prosesi pengukuhan dua Guru Besar pada Kamis, 27 Agustus 2026. Dalam momentum akademik yang istimewa tersebut, Prof. Dr. Harianto GP, D.Th., D.Ed. dan Prof. Dr. Muner Daliman, M.A., M.Pd.K., M.Th., D.Th. dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang keilmuan teologi.

 

Prosesi pengukuhan berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan khidmat serta dihadiri oleh sejumlah tokoh pendidikan tinggi teologi, pimpinan gereja, akademisi, para pendeta, dosen, mahasiswa, serta undangan dari berbagai lembaga pendidikan dan pelayanan Kristen.

Kehadiran Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th., M.Pd., turut memberikan makna khusus bagi peristiwa akademik tersebut. Kehadiran Dirjen Bimas Kristen menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan terhadap perkembangan pendidikan tinggi keagamaan Kristen di Indonesia.

 

Momentum Bersejarah bagi Pendidikan Teologi di Jawa Timur

Pengukuhan Prof. Dr. Harianto GP, D.Th., D.Ed. memiliki makna yang sangat khusus, khususnya bagi perkembangan pendidikan teologi di Jawa Timur. Beliau tercatat sebagai Profesor Teologi Kristen pertama dari Jawa Timur, sebuah pencapaian akademik yang menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pendidikan teologi di wilayah tersebut.

Prof. Dr. Harianto GP D.Th., D.Ed saat ini dikenal sebagai Ketua Sekolah Tinggi Teologi Excelsius Surabaya. Dedikasinya dalam bidang pendidikan teologi, pengembangan institusi pendidikan tinggi Kristen, penelitian, penulisan akademik, serta pelayanan gerejawi telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi perkembangan pendidikan teologi di Indonesia.

Pengukuhan ini bukan hanya menjadi pencapaian personal bagi Prof. Dr. Harianto GP, tetapi juga menjadi tonggak penting bagi STT Excelsius dan masyarakat teologi Kristen di Jawa Timur.

 

Predikat Guru Besar tersebut sekaligus menegaskan bahwa pendidikan teologi di Jawa Timur terus mengalami perkembangan dan memiliki kontribusi penting dalam membangun tradisi akademik, penelitian, serta pengembangan pemikiran teologi Kristen di Indonesia.

 

Momentum Akademik

Bersamaan dengan Prof. Dr. Harianto GP, STT Kadesi Yogyakarta juga mengukuhkan Prof. Dr. Muner Daliman, M.A., M.Pd.K., M.Th., D.Th. sebagai Guru Besar.

Dalam orasi nya dengan judul Dari Panggilan ke Indentitas Pelayanan Adaptif mengembangkan Model Qarakles Diakonia dalam pembentukan Vokasi Teologis di antara mahasiswa seminari di surabaya. Prof. Dr. Harianto GP menyatakan bahwa vokasi mahasiswa teologi merupakan proses transformasi yang tidak berhenti pada pengenalan panggilan, tetapi berkembang melalui pembentukan identitas dan aktualisasi pelayanan dalam berbagai konteks kehidupan. Tidak hanya berhenti pada orasi saja namun Prof. Dr. Harianto GP menjamkan dengan menulis buku dengan judul Model Panggilan Pelayanan Qarakles-Diakonia yang terbagi menjadi 4 seri dimana buku ini mengintegrasikan teologi, psikologi, pendidikan, sosiologi dan teknologi digital untuk memperkuat motivasi dan keberlanjutan komitmen pelayan.

Kehadiran Dirjen Bimas Kristen

Kehadiran Prof. Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th., M.Pd. dalam acara tersebut menjadi salah satu bagian penting dari rangkaian pengukuhan.

Dalam konteks perkembangan pendidikan tinggi keagamaan Kristen di Indonesia, dukungan pemerintah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan institusi pendidikan tinggi, serta pengembangan budaya akademik menjadi semakin penting.

Pengukuhan Guru Besar seperti ini menunjukkan bahwa pendidikan tinggi teologi tidak hanya memiliki peran dalam mempersiapkan pelayan gereja, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam menghasilkan pemikiran akademik yang mampu menjawab berbagai tantangan zaman.

 

Dari Jawa Timur untuk Pendidikan Teologi Indonesia

Bagi STT Excelsius, pengukuhan Prof. Dr. Harianto GP menjadi momentum yang memiliki arti strategis. Sebagai pimpinan STT Excelsius, perjalanan akademik dan pencapaiannya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi dosen, mahasiswa, dan lembaga pendidikan teologi di Jawa Timur untuk terus membangun budaya akademik yang unggul.

 

Posisi sebagai Guru Besar juga membawa tanggung jawab untuk terus menghasilkan penelitian, publikasi ilmiah, pemikiran teologis, dan karya akademik yang dapat memberikan kontribusi bagi gereja serta masyarakat luas.

Pengukuhan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa teologi Kristen di Indonesia terus berkembang dan memiliki ruang yang semakin luas dalam percakapan akademik, sosial, budaya, dan kebangsaan.

Momentum 27 Agustus 2026 di STT Kadesi Yogyakarta dengan demikian tidak sekadar menjadi seremoni akademik. Pengukuhan Prof. Dr. Harianto GP dan Prof. Dr. Muner Daliman menjadi bagian dari perjalanan panjang pendidikan tinggi teologi di Indonesia sekaligus menandai lahirnya tanggung jawab akademik yang lebih besar bagi kedua Guru Besar untuk mengembangkan ilmu teologi dan memberikan kontribusi bagi gereja, pendidikan, serta bangsa Indonesia.

Pengukuhan ini menjadi kebanggaan bagi STT Excelsius, Jawa Timur, dan dunia pendidikan teologi Kristen Indonesia.

 

Penulis DR.Sony Herens Umbo.M.Th.,M.Pd