Ratusan Massa Madas Kota Dan Kabupaten Malang Gelar Aksi Orasi Kawal Aspirasi Pedagang Pasar Sayur Karangploso
Malang,- Ratusan massa yang tergabung dalam Madas ( Madura Assli Sedarah ) Kabupaten dan Kota Malang, bersama dengan sejumlah perwakilan dari pedagang Karangploso menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag ) Kabupaten Malang . Dalam aksinya tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan pengelolaan uang lapak pedagang yqng dinilai tidak transparan.
Dalam aksi itu, para demontran menyampaikan tuntutannya agar dana atau uang lapak yang telah dipungut sejak tahun 2022 hingga tahun 2026
1. Mintak uang lapak pedagang dikembalikan dan proses hukum semua yang sudah terlibat
2. Massa juga mintak mundur atau copot Kadis dan juga Kabid serta mintak dibubarkannya paguyupan pasar karangploso.
Massa menilai perlu ada kejelasan mengenai dasar pungutan serta penggunaan dana tersebut.
Selain menuntut pengembalian uang lapak, massa juga mendesak Inspektorat maupun aparat penegak hukum untuk melakukan Audit terhadap Disperindag Kabupaten Malang guna memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan administrasi maupun keuangan yang berkaitan dengan para pedagang.
Koordinator aksi, Aup dalam orasinya, menyatakan bahwa tuntutan tersebut merupakan aspirasi dari semua para pedagang yang menginginkan kepastian hukum, keterbukaan informasi, serta perlindungan terhadap hak-hak mereka. Massa juga membawa sepanduk dan poster berisi sebagai bentuk tuntutan.Selama menyampaikan orasi didepan kantor Disperindag," Selasa 28 Juni 2026.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan guna untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Hingga aksi berlangsung, massa meminta Pemerintah Daerah segera memberikan penjelasan atas tuntutan yang mereka sampaikan.
Didepan aksi demo ibu Kadis menyampaikan dan berjanji akan mengawal permasalahan ini sampai tuntas, Dan ibu Kadis Disperindag juga berjanji kepada semua aksi demo, kalau memang saya tidak bisa secepatnya menyelesaikan permasalahan atau polemik yang terjadi di Pasar Karangploso ini, Saya Siap Mundur menjadi Kepala Dinas Disperindag," Ucapnya dengan nada lantang.
Ketua DPC Madas Kabupaten Malang M.Sopwan S.A.P , juga menegaskan bahwa pihaknya sudah berkali-kali melakukan Audensi dengan pihak Dinas Disperindag, Namun yang diterima hanya jawapan Normatif yang disampaikan berulang-ulang hanya soal " Proses Verifikasi" tampa adanya langkah yang pasti juga nyata dari pihak Dinas Disperindag.
Kami tidak butuh kata-kata manis atau alasan Administrasi yang rakyat minta adalah penyelesaian yang nyata. Semua uang pedagang sudah diserahkan, tapi anehnya lapak yang seharusnya pedagang sudah terima tapi kenyataannya sampai sekarang tidak ada, dan pedagang terkatung-katung mungkin uangnya sudah habis di bagi-bagi .Kalau memang sudah tidak sanggup atau tidak mampu lagi bangun lapak Pasar KarangplosoTolong Uang Pedagang dikembalikan saja," Tegas M.Sopwan.
Ketua DPP Edi Macan juga menegaskan aksi ini adalah bentuk murni perjuangan rakyat dan bukan bayaran dari pihak manapun.Edi Macan juga menegaskan,Jika dalam waktu dekat ini tidak ada kejelasan dari pihak Dinas Disperindag, Saya jamin akan ada aksi lanjutan dan akan digelar dengan massa yang lebih besar kalau perlu Madas Sedarah Jawa Timur saya kerahkan biar Kantor Dinas Disperindag ini menjadi lautan warna merah.Dan kami meminta agar di Audit Menyeluruh terhadap semua pihak yang bersentuhan dengan pengelolaan lapak Pasar Karangploso. Madas sendiri tidak akan berhenti sampai disini sebelum keadilan dan hak-hak rakyat belum terpenuhi ," pungkas Edi Macan.
Penulis Wfi
