Respon Cepat, Dua Polsek Sekat Pergerakan Massa PSHW dari Luar Wilayah

Respon Cepat, Dua Polsek Sekat Pergerakan Massa PSHW dari Luar Wilayah

GRESIK – Aksi konvoi perguruan silat kembali menimbulkan keresahan di Kabupaten Gresik. Minggu siang (19/04/2026), rombongan pesilat dilaporkan membuat keributan di Jl. Raya Mojotengah, Kecamatan Menganti.

 

Menurut keterangan warga, konvoi tersebut tidak hanya mengganggu lalu lintas, tetapi juga disertai tindakan yang memicu ketegangan. Situasi sempat memanas hingga membuat masyarakat sekitar merasa khawatir.

 

Guna mengantisipasi potensi gesekan dan menjaga kondusifitas wilayah, jajaran kepolisian dari dua Polsek, yakni Polsek Menganti dan Polsek Kedamean bergerak cepat melakukan penyekatan terhadap massa Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) yang datang dari luar daerah.

 

?Langkah preventif ini diambil setelah terdeteksi adanya pergerakan kelompok massa yang diketahui hendak menuju Alun-alun Wong Bodho tersebut langsung dihalau oleh petugas.

 

Petugas gabungan segera menghalau dari Jl. Raya Mojotengah, Jl. Raya Kedamean sampai di perbatasan Kec. Driyorejo untuk memberikan imbauan agar massa kembali ke daerah asal masing-masing (putar balik).

 

Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang terhadap potensi gangguan kamtibmas di wilayahnya.

 

“Kami akan terus melakukan langkah preventif dan tindakan tegas guna menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat,” ujarnya.

 

Sementara itu, Iptu Ekwan Hudin, S.H., selaku Kapolsek Kedamean, menegaskan bahwa tindakan ini murni merupakan upaya perlindungan kepada masyarakat.

 

“?Kami bersinergi melakukan penyekatan ini untuk memastikan wilayah tetap aman. Kami mengimbau rekan-rekan dari luar wilayah agar menghormati aturan yang ada dan tidak melakukan mobilisasi massa demi menjaga situasi Kamtibmas di Jogo Gresik tetap kondusif,” tegas Iptu Ekwan.

 

Penulis Hari